
Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia (P3FNI) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh sponsor dan mitra pendukung yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan The 4th National Seminar on Functional Food and Nutraceutical yang diselenggarakan pada 11-13 Agustus 2026 di Universitas Bakrie, Jakarta.
Mengusung tema “Reviving Traditional Heritages Through Functional Foods and Nutraceuticals for Health Sustainability,” seminar nasional ini menjadi ruang pertemuan bagi akademisi, peneliti, industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan serta membahas peluang pengembangan pangan fungsional dan nutrasetikal berbasis potensi pangan dan warisan tradisional Indonesia.
Dukungan dari seluruh sponsor dan mitra menjadi bagian penting dalam menghadirkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pemaparan hasil penelitian, tetapi juga membuka ruang interaksi langsung antara peserta dengan industri melalui booth sponsor. Kehadiran booth tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat produk, inovasi, teknologi, maupun kontribusi industri dalam perkembangan sektor pangan nasional.

Salah satu bagian penting dalam seminar adalah sesi presentasi makalah secara paralel yang berlangsung di lima ruangan, Room A hingga Room E. Berbagai penelitian dipresentasikan dengan topik yang mencakup inovasi pangan fungsional, kesehatan dan nutrasetikal, perilaku konsumen, keberlanjutan, serta teknologi pengolahan pangan.
Beberapa penelitian yang menjadi bagian dari rangkaian seminar turut memperlihatkan pemanfaatan sumber daya pangan dan biodiversitas Indonesia untuk menghasilkan inovasi pangan bernilai tambah.
Salah satu presentasi dalam seminar kali ini yang menyoroti potensi sumber daya Indonesia adalah “Unlocking the Potential of Indonesian Botanical Biodiversity for Functional Ingredients Development” oleh Cicilia Aristya Dyah Puspita dari Research and Development Department, PT INDESSO AROMA. Paparan dalam presentasi yang disampaikan menyoroti kekayaan biodiversitas Indonesia dan potensinya sebagai sumber bahan fungsional untuk mendukung pengembangan produk pangan inovatif.

Kehadiran industri dalam seminar menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara riset, inovasi, dan implementasi di dunia nyata. Industri memiliki peran strategis dalam membawa hasil penelitian menuju pengembangan produk, proses, maupun teknologi yang dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kolaborasi antara akademisi dan industri diperlukan agar pengembangan pangan fungsional tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan konsumen dan perkembangan pasar. Dukungan industri dapat memperkuat proses hilirisasi hasil riset melalui pengembangan teknologi, penyediaan sumber daya, pengujian aplikasi, hingga pengembangan produk pangan yang memiliki nilai tambah.

P3FNI menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor dan mitra pendukung yang telah memberikan dukungan dalam penyelenggaraan The 4th National Seminar on Functional Food and Nutraceutical.
Dukungan tersebut bukan hanya membantu terselenggaranya kegiatan seminar, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi industri dalam membangun ekosistem inovasi pangan di Indonesia. Melalui pertemuan antara akademisi, peneliti, industri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak gagasan dan hasil penelitian yang dapat dikembangkan menjadi inovasi pangan yang berdampak.
Seminar ini menjadi pengingat bahwa pengembangan pangan fungsional membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan dukungan dari berbagai pihak. Dengan memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri, potensi sumber daya pangan Indonesia dapat terus dikembangkan menjadi produk inovatif yang berdaya saing serta mendukung kesehatan dan keberlanjutan.






