
Taipei, 17–19 Oktober 2025 — Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia (P3FNI) turut ambil bagian dalam International Conference of Nutritional Fortification yang diselenggarakan bersama International Society for Precision Health (ISPH) dan International Society for Nutritional Psychiatry Research (ISNPR) di Taipei, Taiwan.
Konferensi ini mempertemukan lebih dari 52 negara dan menjadi wadah penting bagi para ilmuwan, akademisi, serta pelaku industri untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat kolaborasi global di bidang fortifikasi pangan, nutrisi presisi, dan psikiatri nutrisi.
Hari Pertama: Diskusi Global dan Pembukaan Kolaborasi
Rangkaian acara dibuka dengan Reception and Spotlight Event, diikuti Consensus Workshop on Nutrition Fortification, Strategy and Application, serta ISPH Kick Off yang berlangsung di Howard Civil Service International House.
Sesi workshop menghadirkan sepuluh peneliti internasional terkemuka dari Kanada, Amerika Serikat, Jepang, Thailand, Hungaria, Lithuania, Turki, dan Taiwan. Para pembicara berbagi hasil riset terbaru terkait inovasi fortifikasi pangan, pemanfaatan hasil samping industri, serta penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan pangan fungsional dan kesehatan presisi.

Diskusi berjalan interaktif dan membuka wawasan baru mengenai arah pengembangan pangan global yang lebih berkelanjutan dan berbasis sains.
Hari Kedua: Kontribusi Indonesia di Panggung Dunia
Kegiatan berlanjut di Chang Yung-Fa Foundation International Convention Center, menampilkan sesi Seminar Utama yang menjadi inti konferensi. Dari Indonesia, sembilan peneliti P3FNI tampil membawakan hasil riset unggulan yang menyoroti potensi besar bahan pangan lokal sebagai sumber pangan fungsional dan nutrasetikal.

Melalui karya-karya tersebut, Indonesia menunjukkan kontribusi nyata dalam mendorong inovasi pangan berbasis sumber daya alam nusantara dan sains modern.
Malam harinya, seluruh peserta menghadiri Gala Dinner di La Maree (Shuiyuan) Wedding Banquet Hall, yang menjadi ajang mempererat relasi antar peneliti dalam suasana santai dan bersahabat.
Hari Ketiga: Jelajah Budaya dan Penutupan

Sebagai penutup, peserta mengikuti Cultural Tour ke Yehliu Geopark, destinasi wisata alam ikonik Taiwan. Selain memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam setempat, kegiatan ini memperkuat semangat kolaborasi ilmiah lintas negara dalam suasana yang lebih akrab.
Secara keseluruhan, partisipasi P3FNI dalam konferensi ini menjadi bukti nyata peran aktif Indonesia di kancah internasional dalam mendorong kemajuan pangan fungsional dan nutrisi presisi. Melalui kolaborasi global ini, diharapkan inovasi dan penelitian berbasis sumber daya lokal dapat terus berkontribusi bagi peningkatan kesehatan masyarakat dunia.






