
[Jakarta, Oktober 2025] – Tiga akademisi Indonesia dari berbagai universitas yang juga merupakan anggota Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia (P3FNI) resmi menerima Certificate of Appointment sebagai Councilor dari Indonesia untuk International Society for Precision Health (ISPH).
Ketiga ilmuwan tersebut adalah Prof. Christofora Hanny Wijaya, Dr. Indah Epriliati, dan Prof. Ardiansyah. Penunjukan ini berlaku mulai Oktober 2025 hingga Oktober 2028, sebagaimana tercantum dalam sertifikat yang ditandatangani oleh Dr. Chin-Kun Wang, selaku Presiden ISPH, United Nations Goodwill Ambassador, dan mantan Presiden Chung Shan Medical University.
Penyerahan sertifikat dilakukan bersamaan dengan acara “2025 Joint Meeting of the International Conference of Nutritional Fortification, ISPH, dan ISNPR” yang diselenggarakan di Taipei, Taiwan. Dalam kesempatan tersebut, ketiga akademisi Indonesia juga berpartisipasi sebagai pemakalah dan memaparkan hasil penelitian mereka di hadapan forum ilmiah internasional, yang dihadiri oleh para pakar dan peneliti dari 52 negara.
Sebagai Councilor dari Indonesia, para akademisi sekaligus ilmuwan ini akan berperan dalam mengembangkan dan memperkuat kolaborasi riset global di bidang kesehatan presisi (precision health) — sebuah pendekatan ilmiah yang menyesuaikan intervensi kesehatan dengan faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup individu.
Penunjukan ini menjadi pengakuan internasional atas kontribusi ilmuwan Indonesia dalam bidang pangan fungsional, nutrasetikal, dan kesehatan presisi, serta memperkuat posisi P3FNI sebagai organisasi yang berperan aktif dalam jejaring ilmiah global untuk mewujudkan kesehatan masyarakat berbasis sains dan inovasi.






